Surabaya ohh surabaya

Sebagai PPDS radiologi FKUB semester 6 yang udah beres urusan proposal thesis *ciyeeee.. maka daku berangkat ke Surabaya, RSUD dr. Soetomo dan stase di departemen radiologi  selama 3 bulan

20151215_064518

di depan Nederlandsche Indische Artsenschool, bangunan jaman belanda yang keren

Di RSUD dr. Soetomo, kita yang dari malang stase di mammografi, radiologi intervensi dan kedokteran nuklir yang terletak di Gedung Diagnostik Center (GDC) atau Pusat Diagnostik yang berada di daerah jalan Dharmawangsa :). Aku stase saat bulan November 2015 sampai Januari 2016. Nah di sini kita kumpul dengan ppds radiologi malang yang sebelum sebelumnya udah stase duluan, yaitu Nana, Bertiana, Komang dan daku. Kami semua kost di jalan Dharmahusada.

Jarak kost ke GDC, pada awalnya si lumayan jauh, apalagi kalo pake sepatu high heels or  wedges hehehe… jadi stase sini, bawa sepatu flat yaa . Trus trus ditambah suhu Surabaya yang beuuuhhh panas gilaaa, air mandi cuma numpang lewat aja, jalan lewat selokan yang aliran tidak lancar dengan bau “khas” dan beratus keluhan lain…  Tapi lama kelamaan, ditunjang air hujan turun deras dan kencang di bulan deeseember…*yunisara mode on*, jadi cukup membawa suasana malang di surabaya ini ^__^.

20151216_170042

Gerbang Medical Center kampus A FKUA, tiap hari lewat sini untuk menuju RSU dr.Soetomo. HARUS LANGSING

20151216_165856

Area parkir FK UNAIR kampus A

 

20151215_064824

Melewati jembatan penyeberangan untuk menuju RS dr. Sutomo, karena di jam jam tertentu kendaraan rameeee….

 

Stase pertama adalah mammografi. Tiap hari sekitar 15-20 an pasien mammografi. Mammografi adalah salah satu modalitas imaging berprinsip sinar X, disertai teknik kompresi dengan tekanan tertentu pada organ payudara.

Bersama yang mbaurekso di mammografi "mbak Yuli"

Bersama yang mbaurekso di mammografi “mbak Yuli”

diambil dari www.oncolex.org

Contoh alat mammografi

Stase berikutnya adalah Radiologi Intervensi. Stase yang mengencangkan otot gastrocnemius, karena mesti mempersiapkan pasien dan administrasinya guna dilakukan tindakan intervensi. Tindakan tersebut dilakukan di cath lab milik departmen kardiologi. Kasus tersering di sini antara lain DSA dan embolisasi, PTBD (percutaneus Transhepatic Biliary Drainage), TACE (TransArterial Chemoembolisasi), Arteriografi

20151204_085231

TACE pada kasus hepatoma lobus kanan liver

Stase di kota orang, tak lupa mencicipi kuliner di sini… tapi karena pulang sore, berangkat pagi…. dan tak tau arah, jadi ga banyak yang aku coba. Susaaahh buat ngajak ketemuan temen2 disini, pada sibuk euyy.. hehehhe..

gapapa, niat kesini kan buat belajar *doeenngg (boong bgt). Taraaaa…. ini beberapa kuliner yang ingat untuk difoto.. hehehe… Ada lalapan dengan sambel trasi ulek yang maknyus di dharmahusada, ada lontong balap dan sate kerang lumayan di kalasan, rujak cingur di karangmenjangan dan mie ayam enak di dekat gerbang unair kampus A. Di samping itu aja juga makanan makanan di mall surabaya yang belum semua dijelajahin 🙂

kuliner khas di surabaya

20151218_161814

Kupang Lontong di Kalasan

Oya… untuk emak emak seperti saya yang jarang ngekost, tentu modal SKSD, senyum manis dan ga sungkanan sangat diperlukan. Iyes, tentu saja untuk tanya arah, tanya angkot, tanya arah pulang Malang daaan titip tiket kereta api yang sekarang jamannya go show-mesti ngantri 3 jam sebelum… Yuhuuu.. secara kita masih ngerjain pasien. Untuk jadwal kereta api Surabaya Malang, biasanya naik jam 17.50. Naik taksi menuju stasiun gubeng lama, dan ketemuan sama mahasiswi radiografer yang kutitipin “Fariska” namanya… tengkiu dek. Jika mau jalur bus, naik dari depan GDC angkot kuning berlabel P(5 ribu), turun di pojok jembatan Wonokromo, tunggu bus kota ke arah bungurasih (4-7 ribu). Trus naik bus patas arah malang (25 ribu)Untuk jadwal balik dari Malang ke Surabaya, biasanya kita berangkat senin Subuh, dengan kereta Penataran-Tumapel (10 ribu) dari stasiun kota baru pk. 04.30

Di depan GDC with Komang

Bulan ke 3, PPDS radiologi FKUB stase di kedokteran nuklir. Karena sedang tidak beroperasi karena radioaktif tidak tersedia, jadi di sini kita belajar kasus kasus lalu yang ada. Beruntung ada dokter spesialis kedokteran nuklir yang akan berdinas di RSUA, dan masih mengurus perijinan, jadi bisa tanya tanya lebih jauh. Beliau adalah dr. Stefanus, Sp.KN.. (soalnya tanya tanya yang lebih senior masih sungkan.. heheheh)

nuklir

Stase kedokteran Nuklir. Ki-Ka dr. Mayla, dr.Eka, dr. Mirana, dr. Stefanus, SpKN, dan saya dr.Siswi

Permintaan nuklir pada RSDS ini paling banyak kasus Ca thyroid (ablasi), skintigrafi tulang dan Renogram. Kedokteran nuklir adalah salah satu cabang ilmu kedokteran yang prinsipnya menggunakan radioaktif yang dimasukkan ke dalam tubuh (injeksi atau inhalasi), kemudian dicitra oleh gamma kamera. Zat radioaktif tersebut dapat menilai fungsi organ, diagnosis penyakit maupun sebagai terapi.

20160126_130843-1

kesan dan pesan yang mesti dibuat saat akhir stase Kedokteran Nuklir. Mesti pasang foto keluarga ^__^ di print di kertas foto, ukuran A4

Begitu cerita 3 bulanku di ibukota Jawa Timur…. So far berjalan lancar dan cukup menyenangkan. Trimakasih terhadap konsulen ilmu dan kesempatannya, dan teman teman ppds, para chief terutama yang pernah satu stase denganku maupun yang say Haii aja.. c u dan SMGT, sukses buat kalian semua ^____^
Sempatkan dirimu jalan jalan di waktu sibukmu… 🙂 dan jangan lupa berolah raga 😛

20160107_192638

hahahahah….. refreshingnya selain makan, yaaa ngemall…. 🙂

Penyeimbang hasrat kuliner kita, exercise tiap sore. Semangattt.
Di surabaya  makan, olahraga, jalan jalan dan belajar teratur euy… Sampai jumpa di Malang yang hectic, tapi slalu kurindu 🙂

Kamar 106

Berawal dari kewajiban kita, para PPDS untuk melaksanakan ordik sebelum nanti januari 2013, kita bertugas dan belajar di prodi masing masing. Pada tanggal 12-14 Desember 2012, kita diwajibkan mengikuti pelatihan character building di Lawang. Dengan membawa peralatan tempur yaitu tas yang cukup membuat otot hipertropi, kami berkumpul di sekolah kita RSSA.

Berangkat setelah sholat dhuhur, menggunakan bus. Ada 3 bus yang disediakan untuk para PPDS baru ini. Dan saya masuk dalam daftar bus 2..

Image

meski busnya amat sederhana… tetep nyaman dan smile 😀

Sesampai disana kami makan siang, dan didaftar untuk mendapatkan kunci kamar penginapan. Nah, kunci dengan nomor kamar 106, yang ku dapat. Ternyata aku sekamar dengan teman seprodi “Radiologi”… Alhamdulillah, paling ga udah sering kumpul kumpul, udah tahu sedikit karakter mereka, udah sering berinteraksi buat ngerjain tugas, makan banreng, gossip bareng bahkan contoan saat ujian bareng…hihihih 😛

..  Mereka adalah dr. Ni Komang Darmiastini, dr. Evelyn Christina dan saya sendiri dr. Siswidiyati

Selama 3 hari disana kita digodog agar menumbuhkan karakter yang special, juara, professional, agent of change dan berbagai kalimat positif lainnya. Seruu banget, karena mayoritas acara diisi dengan game game yang menumbuhkan rasa kebersamaan, kerja sama, percaya dsb. Meski harus dilakukan dengan gendong, tarik, basah basah, marah, bersitegang, namun tak jarang tertawa lepas juga kita alami 😉

Image

PPDS 1 periode januari 2013-munarjati lawang

Image

Saya ga akan cerita banyak tentang kegiatan disana, yang selaku provider adalah RIDAM-school of character..

Saya akan bercerita tentang teman sekamar saya…

Image

mau beraktifitas, yukkk keluar kamar sama sama ^___^

Dr. Ni Komang D à menurutku dia teman yang asyik, positif, dewasa dengan suara yang sekseehh, Alto banget dah. Dia mempunyai aktifitas rutin yang bikin aku melongo… apa itu ? yupp, telpon suami tiap ada waktu nganggur (meski hanya beberapa menit, meski mata udah nguantuk, meski sinyal naik turun)… RAjiiiin banget laporan. Hihihih. Suaminya berada di Bali, apapun kegiatannya, kamar gimana, teman sekamar, mandi pake mindset apa, bentuk pelatihnya kaya apa, ada cowok yang usil ga, hp sudah di cas belum, bahkan mungkin bentuk gantungan kunci kamar 106 pun, diceritakan pula.. yaaa tau sendiri, kalo telpon roaming mah kita… bahasa bali siih… :D. Dia juga yang mengingatkanku dan membuatku sadar untuk laporan ke suami, meski saat outbond ini suamiku lagi sebel tingkat dewa karena acara hanimun di jogja batal… 😛

Dr. Evelyn C à beda lagi dengan cewek satu ini. Dia paling jarang telpon suami, karena ditinggalin jaga dan SC. J. Anaknya tegas, baek, ga peritungan, ‘tante cantik’ kata farren, ceplos dan keliatan wajahnya kalo udah ga suka sama sesuatu ataupun seseorang… :D. Ibu baru yang ini neh, rajinnya rajin MOMPA asi… jadi selama outbond teman yang lain sempet bawa hairdryer, snack satu kresek, baju ganti lebih.. ehhh dia nenteng2 coolerbox, buat nyimpan ASIP. Mantaaap, dapet 15 botol euy. Mungkin diantara peserta PPDS lain, hanya dia satu satunya yang mengetahui dimana letak dapur penginapan yang luas itu.. *nitip ASIP di kulkas*.  Bingung cari kresek buat nyimpen baju kotor ?? tepaat, hubungi evelyn di 0856xxxxxxx, dia selalu siap sedia 1 pak tas kresek warna hitam di tasnya :D. Dia ini yang meringankan mobilitasku selama acara outbond ini, karena berkat dia, acara berangkat dan pulang bawa tas sebesar karung beras terasa lancar.

Dari perbedaan perbedaan sifat dan karakter teman teman di kamar 106, saya pribadi cukup enjoy.. karena apa? Karena kita memiliki banyak persamaan

  1. Sama sama LDM/LDR
  2. Sama sama suka anak kecil
  3. Sama sama suka menyanyi (di kamar mandi)
  4. Sama sama disiplin dalam waktu
  5. Sama sama ceria dan gokil
  6. Dan yang terakhir ini nih yang bikin seru à NARSIS ABIIIISSS

Jika ada kamera, rela deh lari lari, manjat manjat atau bahkan tumpuk tumpuk demi mendapatkan gambar yang yaaah…lumayan okelah…

Image

berbeda beda, tetapi tetap numpuk jua

Image

grup hitam manis dan pink panther….;)

Selamat berjuang kawan…. Tepuk dokter… prok prok prok (tangan), prok prok prok (dada), prok prok prok (paha), prok prok prok (pantat), DOKTER, SAYA !!!!

tahap tigaaaa >__<

Setelah lulus ujian tahap dua, sekarang saatnya ujian tahap 3. Ujian tahap 3 ini dimulai tanggal 24 september 2012. fiuhhhhh… saatnya ujian per bagian, fokus dengan bidang masing masing yang dipilih. Karena saya memilih bidan radiologi, wiken pun diisi dengan belajar belajar belajar ^___^ *farren, ke rumah Uti dulu ya* :*

Hari pertama

Ujian tulis 50 soal, pilihan ganda, dengan soal soal separuh bahasa Indonesia, sisanya bahasa english ;). Waktu 50 menit. Setelah selesai dan dikumpulkan, diberi istirahat 15 menit, lumayan buat makan kue dan air mineral yang sudah disediakan, kita cocokan jawaban… huaaaa kok banyak yang salah >__<.

Lanjut ujian berikutnya adalah baca foto. Dibagi menjadi 5 meja, masing masing meja ada 4 foto rontgen yang mesti di jawab jenis foto apa, memakai kontras apa, deskripsi foto dan diagnosa/DDx. Total ada 20 soal baca foto, 5 diantaranya mesti pake bahasa inggris… biuuhhh baca foto pake bahasa indonesia aja serasa nyanyi lagu indonesia raya, dengan soal a, b, c d, 5 menit pula waktunya; apalagi pake bahasa inggris. Dan saya kebagian di tempat duduk yang soal dan jawabnya bahasa inggris semua, di menit pertama…. ALAMAAAKKK >__<

fuuuhhh 20 menit kali 5 meja = 100 menit, lihat “hitam putih fotomu”…. yaaaaa. kasusnya fullblown si, cuma karena terbirit birit menulis nyanyian foto yang panjang, serta mesti masang masang foto di neon box plus cari amplop berisi pertanyaan yang sudah tidak urut *karena rolling tempat duduknya*, jadi yaaaa…. lumayan aktif lah glikogenolisisnya….*krucuk krucuk*…

oya waktu itu yang keluar seputar TB miliar, efusi pleura, osteochondrome, Ca colon intraluminar, mastoiditis, HSG-salpingitis, fraktur Smith, fraktur costae+hemothoraks, IVP double system ureter, atelektasis, Ca paru, foto pelvis metastase dan foto eisler, sinusitis akut, volvulus  >___<

Dalam periode PS PDS kali ini kami berlima yang mendaftar di radiologi… 4 lulusan FKUB, 1 lulusan UNAIR. Ada yang angkatan 97, 2002 dan 2005. Alhamdulillah kita aku tak merasakan aroma persaingan. Kita lebih seperti teman yang berjuang bersama, kalo ada bahan ujian kita sharing, kalo ada bocoran soal kita saling sms. hmmmm Semoga keterima semua… AMIN

Image
Siswi, Bertiana, Nana, Evelyn, Charles

HAri ke 2

Hari ke 2 saatnya tes wawancara. Kami berkumpul jam 8 di instalasi Radiologi RSSA Malang. Hari ini jadwal ujian wawancara dengan 4 dokter senior. Beuuhh semalam aku sudah latiah ngomong di depan kaca. Mencoba rileks, tenang, jelas kalo bicara dan tetap sopan. Topik dari tes wawancara ini seputar motivasi, mengapa masuk sini, alasan, tentang keluarga, studi kasus mengenai pertemanan, bagaimana menyikapi masalah, keuangan siap atau tidak, setelah lulus apa rencananya dsb. Pada umumnya kami berlima sama pertanyaannya. Tetapi pasti masing masing calon PPDS pasti ditanyai sesuatu yang bikin “skak mat”. Kalau aku si masalah suami yang jauh, ga takut cemburu? Kalau suamimu diambil orang gimana?, Yang masih single pasti dikejar soal radiasi, ga takut infertil, nanti suamimu ga terima bagaimana?. Yang punya baby, gimana bayimu kalau ditinggal, sanggup? ASI ndak? Gitu gitu deh…

Ohya, salah satu senior tes wawancaranya mengenai teori dan prosedur HSGarteriografi, IVP, cara memasukkan kontras, dan disediakan alat alat di depan meja beliau, kita disuruh menjelaskan nama dan fungsi alat alat tersebut…

Hari ke 3

Nah ini hari terakhir kita ujian… semalam dibawa nyantai aja. Kali ini wawancara dengan 3 senior. Salah satunya interview in English… waktunya setengah jam lagi. Biyuuuhh ngomong apa aja ya?! Tapi Alhamdulillah, so far so good lah, meskipun my English is grathul grathul :D. Dokternya cantik, sabar, jadi dibalas dengan pasang senyum manis dan reflek garuk garuk jilbab kalo ngeblank mesti jawab apa *aku siii* :D. Hari ini pertanyaannya juga hampir sama dengan hari kemarin. Oh ya satu lagi, kita mesti translate beberapa paragraph jurnal/artikel berbahasa inggris ke Indonesia…

TADAAAAAAAAAAAAAA…..tinggal nunggu pengumuman tanggal 4 Oktober,2012 semoga mendapat hasil yang terbaik untuk kita semua…. Love you Allah…

Angiography procedure

angiography

teknik yang digunakan untuk mencapai akses arteri adalah dengan teknink Seldinger (It is named after Dr. Sven-Ivar Seldinger (1921-1998), a Swedishradiologist from MoraDalarna County, who introduced the procedure in 1953). Steps in the Seldinger technique :

  • A needle (biasanya 18 gauge) with stylet is advanced through both walls of the vessel
  • The stylet is removed and the needle is withdrawn slowly into the vessels lumen. Pulsatile blood will flow out the back of the needle
  • A guidewire is advanced into the vessel using fluoroscopic guidance
  • The guidewire is hel in place and the needle is removed over the wire while firmly compressing the puncture site
  • A catheter is passed over the wire into the vessel lumen
  • The guidewire is removed, leaving the catheter in the vessel ready for injection of contrast media

alat yang digunakan

The area of the groin or arm where the catheter will be inserted is shaved, cleaned, and numbed with local anesthetic. The radiologist will make a small incision (usually a few millimeters) in the skin where the catheter can be inserted into an artery. The catheter is then guided through the arteries to the area to be examined. After the contrast material is injected through the catheter and reaches the blood vessels being studied, several sets of x-rays are taken. Then the catheter is removed and the incision site is closed by placing pressure on the area for approximately 10 to 20 minutes (or by using a special closure device).

sandbag

Skin entry: A small skin incision is sometimes needed, using a scalpel through which a Seldinger needle is inserted to puncture the femoral artery. The arterial needle is held between the index and the middle fingers of the right hand (as if holding a pencil) with the tip bevel directed upward. The needle is introduced through the skin and advanced slowly toward the artery at a 30 to 45-degree angle to the horizontal plane. Pulsation may be felt when the needle contacts the arterial wall and a slight resistance to the needle can be felt as it passes trough the wall. At this point, the a jet of blood from the needle hub confirms arterial puncture. The J-tipped guidewire is straightened and introduced into the needle with the right hand. The wire should be introduced only when a good pulsatile blood flow is present. Guidewire insertion: the guide wire is advanced gently into the artery and it should move without resistance and the needle is withdrawn, then followed by insertion of a 5F sheath-dilator assembly over the wire while holding the guidewire straight and stable, the operator introduces the sheath-dilator assembly into the artery by firmly holding it close to the tip, making, clockwise and counter-clockwise half-rotations and applying firm advancing pressure.

When the examination is complete, you will be asked to wait until the radiologist determines that all the necessary images have been obtained. Your intravenous line will be removed.

MMPI?? apaan tuh ?:D

Hai hai… Assalamu’alaikum…

kali ini aku menulis tentang UJIAN. Yup, saat ini aku sedang menjalani ujian masuk Program Pendidikan Dokter Spesialis. Ga usah diceritain ya, ambil apa… hehehhe

Ujian masuk PPDS ini dibagi menjadi 3 tahapan seleksi

  1. Seleksi tahap 1 : berupa administrasi, umur, IP S1, Koass dsb
  2. Seleksi tahap 2 : MMPI (psikotest), Toefl, Kesehatan dan TPA
  3. Seleksi tahap 3 : ujian tulis dan wawancara prodi masing masing

Alhamdulillah, saat menulis ini, lulus seleksi tahap 1 dan sedang menjalani ujian tahap 2. Kali ini saya bercerita tentang MMPI, yang memang baru pertama kali saya ikuti

MMPI atau Minnesota Multiphasic Personality Inventory, merupakan tes psikologi yang sering dipakai untuk mengetahui mental illness. Tes ini berupa ratusan pernyataan, bukan pertanyaan. Jadi saat melakukan tes, badan harus sehat, fit, karena bakalan pusing lihat pernyataan banyak dan diulang ulang. KUNCI dari menjawab MMPI ini harus JUJUR. Jawaban pernyataan hanya berupa setuju (+) dan tidak setuju (-). Tes ini berisi pernyataan sehari hari yang sering kita lakukan, pernyataan masa kecil, dan terdapat pernyataan pribadi, tentang seksual. SANTAI aja, asal JUJUR, insya Allah valid. Oya, tes ini ada 567 soal kalo ga salah inget, ehh apa 467 ya?! Ratusaaan. Waktu aku tes, dipimpin oleh dr.Buntoro, SpKJ, dimana kita bisa tanya. Tapi kalo aku sih ga tanya. Lha wong pernyataan umum, pribadi, kan kita yang tahu.. Cuma kadang kadang kita bingung dengan maksud pernyataannya, jadi dari pada tersesat, tanya boleh kok

Hasil dari tes ini bukan menyatakan pintar atau tidak, baik atau buruk tetapi valid atau tidak valid. Jadi jawaban pernyataan tadi di masukkan ke program dan keluar hasil, bahwa orang ini cenderung ke bla bla bla, dilihat dari jawaban dari tipe tipe pernyataan seks, kepemimpinan, ego, hubungan dengan keluarga, teman, relasi dsb.

Image
lembar jawaban tes MMPI- ratusaan nomer ^^
cukup jawab + atau –

TIPS TES MMPI

  • Siapkan fisik yang fresh, sehat, jangan lupa sarapan
  • Mindset à terapkan kejujuran, santai
  • Siapkan alat tulis
  • Jangan terlalu dipikir dari setiap pernyataan. Baca saja sekali, dan jawab. Setuju atau tidak. Semakin diulang ulang, semakin mikir dan semakin bingung, mau jawab apa 😀
  • PERHATIKAN keterangan waktu di setiap pernyataan : kadang kadang, sering, jarang, ada kalanyaà sesuaikan dengan frekuensi kejadian yang pernah kamu alami sesungguhnya J
    • Ada kalanya aku ingin sekali berteriak kata jorok di depan orang yang mengecewakanku –> (+) iya sih, ada kalanya, ingin. Kan ga sering dan cm keinginan, daripada diempet bikin jerawat…heheheh
    • Aku mudah sekali menjadi canggung –> (-) nggak mudah sekali juga, aku sih pede pede aja lagi 😛
    • Aku sangat hati hati saat melewati trotoar yang rusak–> (-) nggak sangat, biasa aja. Toh kalo trotoar rusak, paling Cuma kesandung dikit, ketinggian trotoar berapa sih 😀
    • Aku kadang kadang memikirkan hal hal yang berbau seksual–> (+) iya dong kadang, secara udah cukup umur, udah pernah ngerasain, ehh jauhan dari suami lagi; gimana ga kepikiran ?! huehehehe
    • Gitu gitu deh, baca pernyataannya dengan santai aja dan berpikir logis. Sering kali pernyataan tersebut diulang di belakang dengan keterangan waktu dan frekuensi yang berbeda
    • Pada umumnya tes MMPI itu selesai sekitar 1-2 jam an.

Oke, gitu aja kesimpulan dari saya. EITTTS, ingat ya.. tips diatas ditulis oleh seorang peserta yang belum tahu hasil tesnya…hihihihi, kita lihat aja ntar. TETAP SEMANGAAAATT ^_____^