ASIOLOGI 2- Wuaduuuuhh kok ASI ku kering ?!?!

Banyak bunda yang intens membicarakan tentang ‘kadar ASI’nya yang semakin minggu, makin berkurang saat dipompa, payudari juga terasa kosong, lembek tidak seperti bulan bulan awal menyusui. Perasaan payudara yang ‘penuh’ yang dipakai sebagai tanda pada masa masa awal menyusui bukanlah hal yang tepat. Tetapi itu berarti payudara memang belum mengkondisikan memproduksi ASI yang banyak. Sekitar 3 bulan-6 bulan, bahkan ada yang 9 bulan, produksi ASI akan meregulasi, dan payudara bunda akan terasa kurang penuh, lembek ataupun kosong. Dan ketika bunda memulai memompa ASI, weleeh, hasil pompanya sedikit banget..

Jangan cemas Bunda! Itu bukan berarti produksi ASI drop, tetapi Subhanallah…. Badan ini sedang meresume sejenak, apa yang selama ini sudah diperbuat, tubuh menghitung dengan kalkulator canggihnya berapa banyak ASI yang sudah dikeluarkan selama ini, kemudian dia membuat kesimpulan bahwa tubuh tidak akan memproduksi terlalu banyak lagi. Perubahan ini bisa terjadi bertahap atau secara tiba tiba. Banyak bunda yang tidak sadar bahwa perubahan pada payudara ini adalah normal, karena masih banyaknya penyapihan yang terlalu dini atau pun misinterpretasi bahwa “ASIku udah kering, berkurang, jadi ga ASI lagi deh *pake L tambah T_T*

Kok bisa berubah? Karena di dalam tubuh, pembentukan ASI tidak lagi dikontrol oleh hormonal, tetapi diganti oleh kontrol autokrin (bergantung oleh pengosongan payudara). Jadi di tubuh, kadar hormon setelah melahirkan lagi tinggi tingginya untuk memproduksi ASI, sehingga ASI ekstra dapat diproduksi ketika bayi memerlukan, bahkan bayi kembar 2 atau 3 sekalipun). Setelah beberapa bulan, kadar hormon prolaktin, hormon yang memproduksi ASI, menurun bertahap sampai dengan kadar yang paling rendah, dan ini NORMAL. Setelah hal tersebut terjadi, dalam tubuh bunda timbul kontrol lokal dari payudara, bahwa ASI akan diproduksi sesuai kebutuhan si bayi (laktogenesis III)

Nah kita ingat lagi yuuuk, bagaimana ASI itu diproduksi…

Ada 3 faktor yang penting agar suplai ASI tetap terjaga, yaitu

  • Hormonal
    • jaras neuro-hormonal (prolaktin, oksitosin; insulin, kortisol, tiroid, paratiroid dan hormon pertumbuhan
    • Hisapan bayi pada payudara (let down reflex/Milk Ejection Response,

  • Autokrin
    • Pengosongan payudara The greater the infant demand, the greater the milk production, the more milk removed, the greater the production

ASI diproduksi tergantung dari jumlah reseptor prolaktin (laktosit) di payudara pada saat fase hormonal. Laktosit akan berikatan dengan hromon prolaktin sehingga terjadi sintesis ASI, sebaliknya jika payudara penuh, laktosit ini penyet, terdesak, sehingga susah berikatan dengan prolaktin, akhirnya sintesis ASI menurun. Yang berikutnya, terdapat protein yang disebut FIL (Feedback Inhibitor of Lactation), Jika payudara penuh, banyak ASI yang tertampung di payudara -> FIL banyak, reseptor tersebut akan mengirimkan sinyal negatif “ASI penuuh neh, jangan produksi lagi ya ?!”. Begitu pula sebaliknya jika payudara kosong ->FIL sedikit, reseptor akan berteriak “oooiii, kosong neh, ayooo kerja rodi bikin ASI!” ^^

Pada laktogenesis III ini, pengosongan ASI pada payudara tergantung oleh nafsu menyusu si bayi. Meskipun kontrol dari hormonal masih mempengaruhi suplai ASI, tetapi hal tersebut sangat kecil sekali. Sesuai fisiologi di atas, maka payudara akan melanjutkan sekresi ASI selama pengosongan ASI pada payudara terjadi.

9 things that can help increase your milk supply

  1. Menyusui dengan efisien. Apakah perlekatan sudah benar, pengosongan payudara sudah baik (ASI terpompa atau terhisap semua)
  2. Tingkatkan frekuensi menyusui.
  3. Jangan stress, cari hiburan disela sela menyusui
  4. Biarkan si bayi menyusu di satu payudara sampai puas, baru pindah ke payudara satunya
  5. Hindari kempeng atau dot
  6. Berikan HANYA ASI. Jangan berpikir sufor
  7. Istirahat, relaks, tidur juga kalo si bayi bobo’, minum air putih yang banyak, jus juga boleh
  8. Jika perlu pompa ASI diantara jadwal menyusui
  9. Obat obatan untuk meningkatkan ASI jika perlu
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s