tahap tigaaaa >__<

Setelah lulus ujian tahap dua, sekarang saatnya ujian tahap 3. Ujian tahap 3 ini dimulai tanggal 24 september 2012. fiuhhhhh… saatnya ujian per bagian, fokus dengan bidang masing masing yang dipilih. Karena saya memilih bidan radiologi, wiken pun diisi dengan belajar belajar belajar ^___^ *farren, ke rumah Uti dulu ya* :*

Hari pertama

Ujian tulis 50 soal, pilihan ganda, dengan soal soal separuh bahasa Indonesia, sisanya bahasa english ;). Waktu 50 menit. Setelah selesai dan dikumpulkan, diberi istirahat 15 menit, lumayan buat makan kue dan air mineral yang sudah disediakan, kita cocokan jawaban… huaaaa kok banyak yang salah >__<.

Lanjut ujian berikutnya adalah baca foto. Dibagi menjadi 5 meja, masing masing meja ada 4 foto rontgen yang mesti di jawab jenis foto apa, memakai kontras apa, deskripsi foto dan diagnosa/DDx. Total ada 20 soal baca foto, 5 diantaranya mesti pake bahasa inggris… biuuhhh baca foto pake bahasa indonesia aja serasa nyanyi lagu indonesia raya, dengan soal a, b, c d, 5 menit pula waktunya; apalagi pake bahasa inggris. Dan saya kebagian di tempat duduk yang soal dan jawabnya bahasa inggris semua, di menit pertama…. ALAMAAAKKK >__<

fuuuhhh 20 menit kali 5 meja = 100 menit, lihat “hitam putih fotomu”…. yaaaaa. kasusnya fullblown si, cuma karena terbirit birit menulis nyanyian foto yang panjang, serta mesti masang masang foto di neon box plus cari amplop berisi pertanyaan yang sudah tidak urut *karena rolling tempat duduknya*, jadi yaaaa…. lumayan aktif lah glikogenolisisnya….*krucuk krucuk*…

oya waktu itu yang keluar seputar TB miliar, efusi pleura, osteochondrome, Ca colon intraluminar, mastoiditis, HSG-salpingitis, fraktur Smith, fraktur costae+hemothoraks, IVP double system ureter, atelektasis, Ca paru, foto pelvis metastase dan foto eisler, sinusitis akut, volvulus  >___<

Dalam periode PS PDS kali ini kami berlima yang mendaftar di radiologi… 4 lulusan FKUB, 1 lulusan UNAIR. Ada yang angkatan 97, 2002 dan 2005. Alhamdulillah kita aku tak merasakan aroma persaingan. Kita lebih seperti teman yang berjuang bersama, kalo ada bahan ujian kita sharing, kalo ada bocoran soal kita saling sms. hmmmm Semoga keterima semua… AMIN

Image
Siswi, Bertiana, Nana, Evelyn, Charles

HAri ke 2

Hari ke 2 saatnya tes wawancara. Kami berkumpul jam 8 di instalasi Radiologi RSSA Malang. Hari ini jadwal ujian wawancara dengan 4 dokter senior. Beuuhh semalam aku sudah latiah ngomong di depan kaca. Mencoba rileks, tenang, jelas kalo bicara dan tetap sopan. Topik dari tes wawancara ini seputar motivasi, mengapa masuk sini, alasan, tentang keluarga, studi kasus mengenai pertemanan, bagaimana menyikapi masalah, keuangan siap atau tidak, setelah lulus apa rencananya dsb. Pada umumnya kami berlima sama pertanyaannya. Tetapi pasti masing masing calon PPDS pasti ditanyai sesuatu yang bikin “skak mat”. Kalau aku si masalah suami yang jauh, ga takut cemburu? Kalau suamimu diambil orang gimana?, Yang masih single pasti dikejar soal radiasi, ga takut infertil, nanti suamimu ga terima bagaimana?. Yang punya baby, gimana bayimu kalau ditinggal, sanggup? ASI ndak? Gitu gitu deh…

Ohya, salah satu senior tes wawancaranya mengenai teori dan prosedur HSGarteriografi, IVP, cara memasukkan kontras, dan disediakan alat alat di depan meja beliau, kita disuruh menjelaskan nama dan fungsi alat alat tersebut…

Hari ke 3

Nah ini hari terakhir kita ujian… semalam dibawa nyantai aja. Kali ini wawancara dengan 3 senior. Salah satunya interview in English… waktunya setengah jam lagi. Biyuuuhh ngomong apa aja ya?! Tapi Alhamdulillah, so far so good lah, meskipun my English is grathul grathul :D. Dokternya cantik, sabar, jadi dibalas dengan pasang senyum manis dan reflek garuk garuk jilbab kalo ngeblank mesti jawab apa *aku siii* :D. Hari ini pertanyaannya juga hampir sama dengan hari kemarin. Oh ya satu lagi, kita mesti translate beberapa paragraph jurnal/artikel berbahasa inggris ke Indonesia…

TADAAAAAAAAAAAAAA…..tinggal nunggu pengumuman tanggal 4 Oktober,2012 semoga mendapat hasil yang terbaik untuk kita semua…. Love you Allah…

Advertisements

HSG

Hysterosalpingography, also called uterosalpingography, is an x-ray examination of a woman’s uterus and fallopian tubes that uses a special form of x-ray called fluoroscopy and a contrast material.
An x-ray (radiograph) is a noninvasive medical test that helps physicians diagnose and treat medical conditions. Imaging with x-rays involves exposing a part of the body to a small dose of ionizing radiation to produce pictures of the inside of the body. X-rays are the oldest and most frequently used form of medical imaging.
Fluoroscopy is a special x-ray technique that makes it possible to see internal organs in motion. During a hysterosalpingogram, the uterus and fallopian tubes are filled with a water-soluble contrast material and the radiologist is able to use fluoroscopy to view and assess their anatomy and function.

(1) Vaginal Speculum (3) Providone-Iodine Ointment
(1) Surgical Lubricant (2) Providone-Iodine Solution
(1) Fenestrated Drape (4) Gauze Pads 4 x 4″
(1) CSR Wrap (30 x 30″) (1) 20cc Syringe
(2) 8″ Sponge Swab 1 Sanitary Napkin
(1) 20″ Extention Tube 1 Cervical OS Finder
(1) Inner Tray for Providone-Iodine Solution (1) Intra-Uterine Sound

tenaculum (atas)

Instruments required for hysterosalpingogram (HSG)

 

 

HSG catheter

Instruments required for hysterosalpingogram (HSG) include an open-sided speculum, tenaculum, sponge stick, antiseptic, contrast medium, and an acorn (Cohen) cannula (A) or a balloon-tip catheter (B).

The cervix is prepared with an antiseptic and grasped with a single-toothed tenaculum. Gentle, slow placement of the tenaculum, grasping only enough tissue for adequate stabilization of the cannula, is recommended. Distress experienced by the patient because of poor tenaculum placement is often a predictor of a negative patient experience. Cohen cannulas come with a narrow acorn tip for use in nulliparous patients or a wider acorn tip for multiparous patients. All air should be removed from the cannula by priming it in the vertical position. Holding the Cohen and applied tenaculum in one hand to occlude the cervix is preferable to attaching the cannula to the tenaculum since it usually causes less pain. A balloon catheter may be more suitable for patients with cervical stenosis since it has a smaller diameter than the tip of the Cohen cannula. Some patients experience discomfort during inflation of the balloon.

In some cases, if certain abnormalities are encountered, the patient will be asked to rest and wait up to 30 minutes so that a delayed image can be obtained. This delayed image may provide clues to a patient’s condition that the original images with contrast material do not. On occasion, an x-ray will be taken the next day to ensure that there is no scarring surrounding the ovaries.

When the procedure is complete, the catheter will be removed and the patient will be allowed to sit up.

When the examination is complete, you will be asked to wait until the radiologist determines that all the necessary images have been obtained.

The hysterosalpingogram is usually completed within 30 minutes.

Senandung untuk si kecil

Haiii para Bunda… ketemu lagi dengan Bundanya Farren…

Kali ini hayuuuk para bunda bernyanyi.. pasti si kecil joget atau ikutan nyanyi, seneng deh. Oh ya?! Cari lagu yang sesuai dengan sikon saat itu ya….

Ini beberapa lagu anak, waktu jaman kita kecil dulu, yang sudah jarang lagi kita dengerin.. Kalo hunting CD di toko, paling banyak lagu selamat ulang tahun, bintang kecil, pelangi..yaahhh ga seru ihh..

Mending bunda nyanyi sendiri…. Masih ingat kan… kalo ga inget, bisa hubungin saya…:P

MEMANDANG ALAM

Memandang alam dari atas bukit, Sejauh pandang kulepaskan
Sungai nampak berliku sawah hijau terbentang
Bagai permadani di kaki langit
Gunung menjulang, berpayung awan, Oh.. indah pemandangan

 DI MATA MAMA

Di matamu mama ada bintang

gemerlapan bila kupandang

di  matamu mama, ada bintang

yang tak pernah pudar bersinar

di matamu mama ada kasih sayang

yang slalu bersinar terang

di matamu mama ada kasih sayang

yang slalu bersinar terang

LAGU GEMBIRA

Bernyayi kita bernyayi
Karena bergirang hati
Bersorak bertepuk berarak-arak
Bersorak bertepuk berarak-arak

Bersiul kita bersiul
Tandanya kita berkumpul
Bersorak bertepuk berarak-arak
Bersorak bertepuk berarak-arak

LAGU BERMAIN 

Kakak Mia, Kakak Mia

Minta anak Barang seorang

Kalau dapat kalau dapat

Hendak saya suruh berdagang

Anak yang mana

Akan kau pilih 2x

Itu yang gemuk yang saya pilih

Bolehlah ia berjual sirih

Sirih sirih siapa beli 2x

Kakak Mia, kakak Mia

Minta anak Barang seorang

Kalau dapat kalau dapat

Hendak saya suruh berdagang

Anak yang mana akan kau ambil 2x

Itu yang kurus yang saya ambil

Bolehlah ia jual krambil

Krambil krambil siapa beli 2x

TUKANG KAYU

Katakan padaku hei tukang kayu
bagaimana caranya
memotong kayu

Lihat, lihat anakku
beginilah caranya
memotong kayu

BANGUN PAGI

Bangun bangun, Hari sudah siang

Ayo kawan kami, Segeralah jaga

Lekas-lekas lekaslah bekerja

Jangan turutkan watak yang malas

Dengar dengar ayamku berkokok

Bersambutan dengan suara bunyi murai

Jangan jangan terlambatlah handai

Tunjukkanlah kegiatan kamu

TEROMPET DAN TANJI

Dengarlah terompetku tre tet tet tret tet tet tet …

Dengarlah Tanjiku Jing jing jing jing jing jing jing…..

Marilah kawanku menari dan menyanyi

Seturut iramanya bunyi terompet dan tanji

TRe tet tet tret tet tet (2x)

Jing jing jing jing jing jing jing

Tret tet jing jing tret tet jing…

Dengarlah terompetku tre tet tet tret tet tet tet …

Dengarlah Tanjiku Jing jing jing jing jing jing jing…..

Janganlah pemalu Ayo turutkan aku

Menari dan menyanyi dengan irama ini

NAIK BECAK

Saya mau tamasya
Berkeliling keliling kota
Hendak melihat-lihat keramaian yang ada
Saya panggilkan becak
Kereta tak berkuda
Becak, becak, coba bawa saya

Saya duduk sendiri sambil mengangkat kaki
Melihat dengan asyik
Ke kanan dan ke kiri
Lihat becakku lari
Bagaikan tak berhenti
Becak, becak, jalan hati-hati

BUNGAKU

Waktu menyingsing fajar
Pagi sunyi senyap
Matahari bersinar
Mengganti malam g’lap

Nampak sekuntum bunga
Di muka rumahku
Kepala Mas Juita
Daunnya beledu

KAPAL API

Lihatlah sebuah titik jauh di tengah laut,
S’makin lama s’makin jelas
Bentuk rupanya
Itulah kapal api yang sedang berlayar,
Asapnya yang putih mengepul di udara

TAMAN KANAK KANAK

Taman yang paling indah
hanya taman kami
Taman yang paling indah
hanya taman kami

Tempat bermain
berteman banyak
itulah taman kami
taman kanak-kanak

KERANJANG SAMPAH

Jika kumakan pisang
tidak dengan kulitnya

Kulit kulempar k’ranjang
Keranjang sampah namanya
Keranjang sampah namanya

BUNDA PIARA

Bila kuingat lelah
ayah bunda
Bunda piara piara akan daku
sehingga aku besarlah

Waktuku kecil hidupku
amatlah senang
senang dipangku dipangku dipeluknya
serta dicium dicium dimanjakan
namanya kesayangan

BINTANG KEJORA

Kupandang langit penuh bintang bertaburan
Berkelap kelip seumpama bintang berlian
Tampak sebuah lebih terang cahayanya
Itulah bintangku Bintang Kejora yang indah s’lalu

PERGI BELAJAR

Oh, ibu dan ayah, selamat pagi
Kupergi sekolah sampai kan nanti

Ibu dan ayah:
Selamat belajar nak penuh semangat
Rajinlah selalu tentu kau dapat
Hormati gurumu sayangi teman
Itulah tandanya kau murid budiman

PERAHU LAJU

kulihat perahu laju..
menyongsong angin dan alun..
meluncur dengan lincah serta anggun..
anggun terayun ayun..

kulihat perahu laju..
membawa anganku serta..
mengarung pulau-pulau
laut lepas..
laut senusantara..

reff :
dengar ombak bersorak sorai
dengar buih berderai derai
mengantarkan perahuku
pulang kembali
pulang kembali
menuju pantai

MAIN ULAR ULARAN

Ular naga panjangnya

Bukan kepalang

Menjalar jalar selaiu kian Kemari

Umpan yang lezatItulah y ang dicari

Ini dianya yang terbelakang

CINTA UNTUK MAMA

Apa yang kuberikan untuk mama
Untuk mama tersayang
Tak kumiliki sesuatu berharga
Untuk mama tercinta

Reff :
Hanya ini kunyanyikan
Senandung dari hatiku untuk mama
Hanya sebuah lagu sederhana
Lagu cintaku untuk mama

Back to *, Reff

Walau tak dapat selalu ku ungkapkan
Kata cintaku ‘tuk mama
Namun dengarlah hatiku berkata
Sungguh kusayang padamu mama

Back to Reff

Oh……………..
Back to Reff 2x

Lagu cintaku untuk mama…

NENEK MOYANGKU

Nenek moyangku orang pelaut
Gemar mengarung luas samudra
Menerjang ombak tiada takut
Menempuh badai sudah biasa

Angin bertiup layar terkembang
Ombak berdebur di tepi pantai
Pemuda b’rani bangkit sekarang
Ke laut kita beramai-ramai

Belalai gajah panjang
Bulu kucingku belang
Tuhan maha penyayang
Anak-anak disayang

SAPUTANGAN 

Saputangan dikibaskan

Dibuat dari kain

Bagusnya bukan main

Siapa belum punya

Harus mengejar saya

BURUNG KUTILANG

Di pucuk pohon cempaka burung kutilang berbunyi
Bersiul-siul sepanjang pagi dengan tak jemu-jemu
Mengangguk-angguk sambil berseru 
Tri li li li li li li li li ...

Sambil berlompat lompatan sayapnya slalu terbuka
Diangguk-anggukan kepalanya memandang langit jernih
Tandanya suka ia berseri 
Tri li li li li li li li li ...

ANAK AYAM 

Tek kotek kotek kotek, anak ayam turun berkotek  2x
Anak ayam turun sepuluh mati satu tinggal sembilan
Anak ayam tinggal sembilan mati satu tinggal delapan
Anak ayam tinggal delapan mati satu tinggallah tujuh
Anak ayam tinggallah tujuh mati satu tinggallah enam
Anak ayam tinggallah enam mati satu tinggallah lima
Anak ayam tinggallah lima mati satu tinggallah empat
Anak ayam tinggallah empat mati satu tinggallah tiga
Anak ayam tinggallah tiga mati satu tinggallah dua
Anak ayam tinggallah dua mati satu tinggallah Satu
Anak ayam tinggallah satu mati satu tinggal induknya

BERMAIN LAYANG LAYANG
Ku ambil buluh sebatang, kupotong sama panjang
Kuraut  dan kupintal dengan benang, kujadikan layang layang
Bermain bermain bermain layang layang
Bermainnya kita di tanah lapang, Hati gembira dan senang
ABANG TUKANG BAKSO
(Mellissa)

Abang tukang bakso mari-mari sini saya mau beli
Abang tukang bakso cepetan kemari sudah tak tahan lagi
Satu mangkok saja dua ratus perak yang banyak baksonya
Tidak pakai saos tidak pakai sambal juga tidak pakai kol

Bakso bulat seperti bola pingpong
Kalau lewat membikin perut kosong
Jadi anak kau jangan suka bohong
Kalau bohong digigit kambing ompong

SEMUT SEMUT KECIL
(Mellissa)

Semut  semut kecil saya mau tanya
Apakah kamu di dalam tanah tidak takut cacing
Semut semut kecil saya mau tanya 
Apakah kamu di dalam tanah punya mama papa

Oe oe itu katamu, oe oe itu jawabmu
 BERANI SEKOLAH
Aku tidak usah, diantar lagi
Pergi ke sekolah, berani sendiri
Ibuku di rumah, menanak nasi
Ayahku bekerja, tunaikan bakti
 

ASIOLOGI 2- Wuaduuuuhh kok ASI ku kering ?!?!

Banyak bunda yang intens membicarakan tentang ‘kadar ASI’nya yang semakin minggu, makin berkurang saat dipompa, payudari juga terasa kosong, lembek tidak seperti bulan bulan awal menyusui. Perasaan payudara yang ‘penuh’ yang dipakai sebagai tanda pada masa masa awal menyusui bukanlah hal yang tepat. Tetapi itu berarti payudara memang belum mengkondisikan memproduksi ASI yang banyak. Sekitar 3 bulan-6 bulan, bahkan ada yang 9 bulan, produksi ASI akan meregulasi, dan payudara bunda akan terasa kurang penuh, lembek ataupun kosong. Dan ketika bunda memulai memompa ASI, weleeh, hasil pompanya sedikit banget..

Jangan cemas Bunda! Itu bukan berarti produksi ASI drop, tetapi Subhanallah…. Badan ini sedang meresume sejenak, apa yang selama ini sudah diperbuat, tubuh menghitung dengan kalkulator canggihnya berapa banyak ASI yang sudah dikeluarkan selama ini, kemudian dia membuat kesimpulan bahwa tubuh tidak akan memproduksi terlalu banyak lagi. Perubahan ini bisa terjadi bertahap atau secara tiba tiba. Banyak bunda yang tidak sadar bahwa perubahan pada payudara ini adalah normal, karena masih banyaknya penyapihan yang terlalu dini atau pun misinterpretasi bahwa “ASIku udah kering, berkurang, jadi ga ASI lagi deh *pake L tambah T_T*

Kok bisa berubah? Karena di dalam tubuh, pembentukan ASI tidak lagi dikontrol oleh hormonal, tetapi diganti oleh kontrol autokrin (bergantung oleh pengosongan payudara). Jadi di tubuh, kadar hormon setelah melahirkan lagi tinggi tingginya untuk memproduksi ASI, sehingga ASI ekstra dapat diproduksi ketika bayi memerlukan, bahkan bayi kembar 2 atau 3 sekalipun). Setelah beberapa bulan, kadar hormon prolaktin, hormon yang memproduksi ASI, menurun bertahap sampai dengan kadar yang paling rendah, dan ini NORMAL. Setelah hal tersebut terjadi, dalam tubuh bunda timbul kontrol lokal dari payudara, bahwa ASI akan diproduksi sesuai kebutuhan si bayi (laktogenesis III)

Nah kita ingat lagi yuuuk, bagaimana ASI itu diproduksi…

Ada 3 faktor yang penting agar suplai ASI tetap terjaga, yaitu

  • Hormonal
    • jaras neuro-hormonal (prolaktin, oksitosin; insulin, kortisol, tiroid, paratiroid dan hormon pertumbuhan
    • Hisapan bayi pada payudara (let down reflex/Milk Ejection Response,

  • Autokrin
    • Pengosongan payudara The greater the infant demand, the greater the milk production, the more milk removed, the greater the production

ASI diproduksi tergantung dari jumlah reseptor prolaktin (laktosit) di payudara pada saat fase hormonal. Laktosit akan berikatan dengan hromon prolaktin sehingga terjadi sintesis ASI, sebaliknya jika payudara penuh, laktosit ini penyet, terdesak, sehingga susah berikatan dengan prolaktin, akhirnya sintesis ASI menurun. Yang berikutnya, terdapat protein yang disebut FIL (Feedback Inhibitor of Lactation), Jika payudara penuh, banyak ASI yang tertampung di payudara -> FIL banyak, reseptor tersebut akan mengirimkan sinyal negatif “ASI penuuh neh, jangan produksi lagi ya ?!”. Begitu pula sebaliknya jika payudara kosong ->FIL sedikit, reseptor akan berteriak “oooiii, kosong neh, ayooo kerja rodi bikin ASI!” ^^

Pada laktogenesis III ini, pengosongan ASI pada payudara tergantung oleh nafsu menyusu si bayi. Meskipun kontrol dari hormonal masih mempengaruhi suplai ASI, tetapi hal tersebut sangat kecil sekali. Sesuai fisiologi di atas, maka payudara akan melanjutkan sekresi ASI selama pengosongan ASI pada payudara terjadi.

9 things that can help increase your milk supply

  1. Menyusui dengan efisien. Apakah perlekatan sudah benar, pengosongan payudara sudah baik (ASI terpompa atau terhisap semua)
  2. Tingkatkan frekuensi menyusui.
  3. Jangan stress, cari hiburan disela sela menyusui
  4. Biarkan si bayi menyusu di satu payudara sampai puas, baru pindah ke payudara satunya
  5. Hindari kempeng atau dot
  6. Berikan HANYA ASI. Jangan berpikir sufor
  7. Istirahat, relaks, tidur juga kalo si bayi bobo’, minum air putih yang banyak, jus juga boleh
  8. Jika perlu pompa ASI diantara jadwal menyusui
  9. Obat obatan untuk meningkatkan ASI jika perlu

Foot Patch-Koyok Kaki

Beberapa waktu yang lalu, saya ditawarin oleh saudara tentang foot patch ini. Tulisan dikemasannya adalah Menghilangkan racun (toxin) dan menjaga kecantikan, hanya dengan 1 malam. Dirumus khas dari tumbuhan alami, Teknologi no.1 di Jepang

Image

Di leafletnya ditulis

Meningkatkan : metabolisme, sistem imun, melancarkan peredaran darah, menyegarkan badan dan memberikan anda tidur nyenyak

Mengurangi : alergi, tekanan darah tinggi, sakit sendi, berat badan yang berlebihan dan bau kaki.

Bahan Utama : Tourmaline dan bamboo vinegar…

Nah koyok kaki ini setelah dipakai mengalami perubahan warna, dari yang awalnya putih, jadi kehitaman dan berminyak.  Dan katanya waktu yang baik untuk memakai tempel koyok kaki ini adalah 8-12 jam. Warna kehitaman itu karena koyok kaki menarik toksin (darah kotor), parasit, bahan kkimia, selulit, logam berat. Sera tempel koyok kaki ini akan menjadi berminyak, lengket, jika jumlah toksin dalam tubuh kita berada dalam jumlah banyak… biuuuhhh canggih yaaaaaa…. ^___^

Karena penasaran sama si koyok magic ini, akhirnya aku membaca baca sedikiiit sumber tentang kandungan Foot patch ini.

  • TOURMALINE

Tourmaline Gemstone

Tourmaline adalah sebuah batu berharga yang memiliki berbagai warna. Tourmalin memiliki keunikan yaitu mampu memancarkan sinar infra merah jauh (FIR=far infrared rays) dan merubah kelembaban pada udara menjadi ion negatif. Dan hal tersebut menjadi dasar untuk digunakan sebagai produk kesehatan.

 From magenta to teal-blue, meadow-green to vibrant yellow, and even black, this powerfull healing stone is known to change its color in different forms of light. Some say that there are no two tourmalines with the exact same color, and for this reason it has been historically revered as a “magic” stone capable of protecting whoever wore it.

Far Infrared Rays  adalah gelombang yang tidak tampak yang memiliki kemampuan untuk penetrasi lapisan lapisan yang terdapat pada tubuh kita, bahkan sampai bagian dalam jaringan, otot dan tulang. FIRs memiliki 3 efek, yaitu radiasi, penetrasi dalam dan absorbsi resonansi. RADIASI : mampu mengenai tubuh secara langsung, seperti sinar matahari misalnya. PENETRASI DALAM : dapat mencapai lapisan di tubuh dan mampu memberikan kehangatan internal yang cocok untuk aktivasi molekul pada jaringan. ABSORBSI RESONANSI : sekali memancarkan radiasi, hal itu diikuti dengan getaran instrinsik pada komponen tubuh, yaitu air, protein, lemak, enzim, atom. Dan mereka mengalami penyerapan resonansi FIR di frekuensi yang sama, sehingga terciptalah peningkatan energi molekular

Lewat mekanisme itulah tourmaline memiliki efek detox, mengendorkan otot yang tegang, melancarkan pembuluh darah dll, banyaak banget; karena efek FIRs terhadap jaringan jaringan masing masing.

  • BAMBOO VINEGAR

atau cuka bambu ya? di jepang dikenal dengan chikusaku.

Bamboo Vinegar

Sudah bertahun tahun bamboo vinegar ini digunakan untuk produk kecantikan kulit, rambut. Cuka ini mampu menarik racun yang ada ditubuh, untuk keperluan sanitasi dan memperbaiki sirkulasi.

Bamboo charcoal is known to have high porosity. Various impurities or foreign matter will be absorbed over the wide surface area of the charcoal. When air passes over, if the humidity is high, the charcoal will absorb the moisture and the air will be converted to dry air. If the air is too dry, then the charcoal will discharge its own moisture, thus adjusting the humidity in the air

Image

NAHHH… dari banyaknya efek kesehatan di atas dan magicnya koyok kaki ini, ada analisis abal abal yang saya pikirkan

  1. Untuk kandungan dan efeknya, okelah percaya meskipun belum ada penelitian yang jelas tentang hal tersebut terhadap efek kesehatan
  2. mengenai perbedaan warna, sebelum dan sesudah pemakaian, jadi kehitaman. Nah ini yang menurut saya kurang masuk akal. Kok bisa ditempel di tubuh aja bisa nyerap racun. Memang si, ekskresi cairan dan ion or toksin bisa lewat keringat. Lalu warna kehitaman itu apa benar toxin ditubuh kita ? Kalo menurut saya si karena tourmalinnya aja ada yang warna kehitaman, tetapi karena sebelum dipakai, belum kena suhu tubuh, ga lembab, jadinya ga keliatan. Setelah ditempel berjam jam ketubuh, cuka bambunya juga terkena panas tubuh, akhirnya mix dengan tourmalinnya jadinya terlihat banget warna kehitamannya. Atau ada bahan bahan tertentu di dalam koyok yang bereaksi menjadi warna hitam saat bertemu dengan suhu panas atau kelembaban kaki 😀
  3. Mengenai kata kata kalo jadi lengket, toksinnya di dalam tubuh banyak –> hmmm itu saya rasa juga karena efek nempel di suhu tubuh, jadinya cuka atau bahan lainnya jd cair, berminyak, lengket lengket gitu deh.
  4. Apalagi tentang parasit atau selulit yang bisa terserap sama footpatch ini wahhh I think is just wrong 😛
  5. Rasanya setelah semalam pakai, kalau saya si belum merasakan apa apa…. bobo juga tetep enak, kaki juga ga kerasa enteng, lha wong sebelumnya juga rasanya sehat sehat aja si,,,hihihi…. Mungkin butuh kontinue, untuk merasakan efeknya, yang orang orang bilang si ada efeknya. Tapi sayangnya saya dapatnya juga gratisan siii, harganya 20 ribu rupiah seharusnya.. hehehe…

Angiography procedure

angiography

teknik yang digunakan untuk mencapai akses arteri adalah dengan teknink Seldinger (It is named after Dr. Sven-Ivar Seldinger (1921-1998), a Swedishradiologist from MoraDalarna County, who introduced the procedure in 1953). Steps in the Seldinger technique :

  • A needle (biasanya 18 gauge) with stylet is advanced through both walls of the vessel
  • The stylet is removed and the needle is withdrawn slowly into the vessels lumen. Pulsatile blood will flow out the back of the needle
  • A guidewire is advanced into the vessel using fluoroscopic guidance
  • The guidewire is hel in place and the needle is removed over the wire while firmly compressing the puncture site
  • A catheter is passed over the wire into the vessel lumen
  • The guidewire is removed, leaving the catheter in the vessel ready for injection of contrast media

alat yang digunakan

The area of the groin or arm where the catheter will be inserted is shaved, cleaned, and numbed with local anesthetic. The radiologist will make a small incision (usually a few millimeters) in the skin where the catheter can be inserted into an artery. The catheter is then guided through the arteries to the area to be examined. After the contrast material is injected through the catheter and reaches the blood vessels being studied, several sets of x-rays are taken. Then the catheter is removed and the incision site is closed by placing pressure on the area for approximately 10 to 20 minutes (or by using a special closure device).

sandbag

Skin entry: A small skin incision is sometimes needed, using a scalpel through which a Seldinger needle is inserted to puncture the femoral artery. The arterial needle is held between the index and the middle fingers of the right hand (as if holding a pencil) with the tip bevel directed upward. The needle is introduced through the skin and advanced slowly toward the artery at a 30 to 45-degree angle to the horizontal plane. Pulsation may be felt when the needle contacts the arterial wall and a slight resistance to the needle can be felt as it passes trough the wall. At this point, the a jet of blood from the needle hub confirms arterial puncture. The J-tipped guidewire is straightened and introduced into the needle with the right hand. The wire should be introduced only when a good pulsatile blood flow is present. Guidewire insertion: the guide wire is advanced gently into the artery and it should move without resistance and the needle is withdrawn, then followed by insertion of a 5F sheath-dilator assembly over the wire while holding the guidewire straight and stable, the operator introduces the sheath-dilator assembly into the artery by firmly holding it close to the tip, making, clockwise and counter-clockwise half-rotations and applying firm advancing pressure.

When the examination is complete, you will be asked to wait until the radiologist determines that all the necessary images have been obtained. Your intravenous line will be removed.

Budayakan gemar Membaca yuuuk

Membaca adalah jendela dunia

Tentu kita setuju sekali dengan kalimat tersebut kan? memang dengan membaca, kita akan mendapatkan berbagai pengetahuan. Semakin banyak buku yang kita baca, maka semakin banyak pula ilmu yang akan kita peroleh

Kapan kita bisa memperkenalkan ‘senang membaca’ kepada anak? Setelah mereka bisa membaca dan menulis. Jika itu jawabannya, wah ayah dan bunda SALAH BESAR ! Sebenarnya tidak ada istilah terlalu dini untuk memperkenalkan anak pada dunia membaca. Lalu bagaimana caranya? bukankah mereka belum bisa membaca ?

Kita pernah mendongeng untuk anak. Bahkan saya pribadi dari si kecil masih bisa ngoceh ngoceh, pegang pegang sesuatu, sudah sering melakukan kegiatan ini.. Meski kadang dicuekin, diacak acak, tapi si Farren ini tidak pernah menyobek kertas.. yaa kalo buka per halaman secara kasar si sering, motorik halusnya kan msh belum berkembang. Tapi seiring perjalanan usia, di semakin canggih dan nyaman dengan namanya buku, ga pernah merobek buku, kalo mencoret coret iya..:P Saya yakin, sebagian besar anak kecil suka jika didongengkan atau dibacakan dongen. Nah lewat media tersebut kita dapat memperkenalkan pada mereka untuk senang membaca.

Ketika bunda mendongeng, kita harus kawin dengan bacaan yang dibaca. Kalo perlu baca sekilas tentang apa, naahh terus kita kembangin sendiri sound effect, ekspresi, dan berbagai karakter suara dari cerita yang dibaca. Sehingga si kecil tertarik untuk serius mendengarkan dongeng atau membaca cerita itu sendiri…

Bunda bunda akan terngowoh ngowoh, saat si kecil mulai asyik menceritakan cerita yang pernah kita dongengkan. Farren ini termasuk anak yang ekspresif, dia akan mengikuti bagaimana bundanya dulu menceritakan. Cerita yang sudah di luar kepalanya adalah buto ijo dan timun mas.

kalo udah cerita… bummm buuummm, datang buto iju, peyutnya endut, matanya besal mengejal timun mas.. bummm bummm *sambil kakinya menghetak hetakkan lantai*.. hihihih lucu bangeeet…

Nah kalo si kecil udah seneng membaca, dia  otomatis tertarik dengan buku, angka, gambar di dalam bukunya. Yuhuuu sekarang masuk ke soal CALISTUNG pada anak usia dini. Saya setuju dengan tidak mengajari calistung pada usia dini dengan PAKSAAN.

Anak usia dini akan menjadi pengamat lingkungan yang baik, mulai bereksperimen dengan lingkungannya dan memanipulasi berbagai objek dan materi. Setiap anak akan melalui suatu proses perkembangan yang utuh dan tidak bisa dipisah-pisahkan. Secara umum, ada 3 aspek dasar yang perlu diperkenalkan anak usia dini tsb, yaitu :

  1. Aspek fisik-motorik : berlari, melompat, dan manipulasi obyek, gunting, pegang pensil
  2. Aspek sosial-emosional : pengertian thd diri sendiri, tanggung jawab, ikut aturan dan rutinitas, empati, berbagi
  3. Aspek kognitif : membandingkan, memilih, mengelompokkan, menghitung, mengenali pola, mendengarkan, berbicara, memperluas kosa kata, mengenal huruf

Jadi saya setuju dengan memperkenalkan angka, huruf latin, huruf hijaiyah pada usia dini. Dengan garis bawah harus dengan cara BERMAIN. Apalagi anak anak tertentu, yang suka dengan buku, secara otomatis tanya. ini huruf apa bunda? ini dibaca apa bunda? nah lewat metode baca buku, kartu atau baca plat nomer mobil anak akan mengingat huruf atau angka.. Jadi belajar calistung (baca, tulis dan hitung), menurut saya oke oke aja ASAL tidak dengan paksaan, kalo diajarin ga nyantol nyantol biarin aja, dan metode belajarnya yang asyik.. dan target ayah bundanya juga ga muluk muluk, sesuaikan tahap perkembangan dan kemauan si kecil.

Farren ini termasuk anak yang seneng dengan angka dan huruf. Kalo tahu ada kata kata, dia sok mengeja. Seperti kemarin, di meja ada kaleng biskuit Khong Guan… dia tanya ini huruf apa bunda, sambil nunjuk satu per satu hurufnya… setelah semua ditanyakan dia menyimpulkan sendiri, bahwa kata kata itu bacanya ” K u e b u n d a  e n a k ” hahahahha… padahal bacaan aslinya Khong guan…

Setiap saya baca buku, Farren juga suka ikut baca. Entah cuma baca angka halaman buku text book saya, atau tanya ini huruf apa? ini bacanya apa bunda? Atau dia mengambil buku ceritanya..

 

Menurut saya oke oke saja mengenalkan angka 1-10 atau menghitung benda ada berapa buah atau bermain petak umpet, yang jadi menghitung 1-10 pada anak usia dini, lompat di karpet dengan berhitung…dsb. Itu belajar berhitung juga kan?  Kemudian memperkenalkan AIUEO, ABCDE  beserta cara menulisnya dengan memegang bolpoin, entah lewat lagu atau lewat kartu, atau lewat bedak yang ditaruh di lantai, kemudian kita ukir angka diatasnya.. intinya metodenya menyenangkan lah. kalo si kecil keburu ucul, yaa sudah biarkan… paling nggak 15 menit sambil menyanyi, main pasir atau mendongeng, masukkan unsur edukatif di dalamnya. Tidak terlalu fokus untuk diajarkan calistung pada usia yang sangat dini tentunya, paling nggak 3 aspek dasar di atas.

Misal A, Apel. A seperti kemah ya.. kaya di film Up (kung naik balon). Kan itu bikin kemah di kamar. Adventure is out there… ajak juga menulis A. beri panduan titik titik… Bunda paling tahu apa kesukaan si kecil. Nah masuknya lewat situ….

Tidak hanya melulu soal huruf jika mau mengajarkan. Misal Apel, hmmm enaak. Apel rasanya apa sayang? Manis… Kalo garam? Asin… lanjut bernyanyi

tahukah kamu apa rasa gula? manis manis manis itu rasanya

tahukah kamu apa rasa cabe? pedas pedas pedas aku tak suka

jadi seru… sebelumnya perbendaharaan lagu kita juga harus banyak :D. Apel enaak yaa… enak sambil angkat jari jempol.. nah bisa juga kita mengenalkan macam macam jari… ini jempol, telunjuk, tengah, manis, kelingking.. hayuuk dihitung yuuk jarinya farren…1, 2,3,4,5… hihihi, nyanyi lagi dooong

ibu jari, jari telunjuk , jari tengah yang panjang

jari manis pakai cincin, jari kelingking yang pendek

(nada lagu “makan apa..makan apa..makan apa sekarang”)

atau

Ini namanya jari Jempol..pollll, Ini namanya Jari Jempol, apa kata jari jempol di sekolah tidak boleh ngompol
“Ini namanya jari telunjuk..jukkkk, Ini namanya Jari Telunjuk, apa kata jari telunjuk di sekolah tidak boleh ngantuk
“Ini namanya jari tengah..ngaahhh, Ini namanya Jari Tengah, apa kata jari tengah di sekolah tidak boleh lengah
“Ini namanya jari manis..nissss, Ini namanya Jari Manis, apa kata jari manis di sekolah tidak boleh nangis
“Ini namanya jari kelingking..kiiingg, Ini namanya Jari Kelingking, apa kata jari kelingking di sekolah farren harus ranking…
Jadi menurut sekali lagi menurut saya. Ortu yang paling tahu bagaimana karakter dan perkembangan si kecil. Saya juga kurang setuju kalau pembelajaran calistung itu melalui tempat les, atau bimbingan belajar, karena metode pembelajaran tiap anak berbeda dan mood si anak berubah ubah..
Terus Stimulasi dengan cara yang asyik, sisipkan unsur edukatif di setiap bermainnya, temani saat menonton film film kesukaannya dan pertegas unsur unsur yang perlu dia dapet. Misal nonton ipin upin, meski dia tahu ceritanya bagaimana… per tegas ” itu lho dek, meski opanya ga masak ayam, harus tetep maem, rejeki dari Allah tuh” atau “kalo main petasan, bisa kena tangan kaya Fizi tuh” atau nonton timmy time, tetap dampingi dan masukkan nasehat nasehat dengan kata kata simpel sesuai filmnya, misal ” tuh timmy ga dianter sekolahnya, atau lhooo maen sama temennya, bundanya nunggu di luar” hihihi gitu gitu sih…
Saya bunda yang cerewet siii…hehehhee… SEMANGAT…SALAM buat putra putri tercintah ^____^