Menyusui Sambil Bekerja?yakin BISA (10-08-2012)

Yuhuuu… ini sedikit oleh oleh dari seminar yang aku ikuti kemarin.. Meski dateng telat, tapi coba aja saya menyimpulkan disini ya… ­čÖé

Image

TIDAK ADA KATA TIDAK ASI.. Pembicara mengatakan dari hasil penelitian 100 ibu yang merasa ASI kurang, hanya 1 orang yang memang benar benar ASInya bermasalah. Sedangkan 99 ibu yang lain adalah KURANGNYA dukungan dan edukasi..

Bagi ibu Pekerja, ASIP (Air Susu Ibu Perah)lah yang menjadi andalan saat si kecil ditinggal kerja. Sang Ibu harus belajar mulai saat kehamilan, paling tidak menemui konselor laktasi atau bidan pro ASI atau teman teman yang memang memiliki pengalaman tentang┬áASIOLOGI. Jadi belajar tentang ASI ini tidak tiba tiba saat si kecil udah lahir, wahh bisa gedandapan dan pastinya bikin stres tuh ­čśÇ

Berapakah ASIP yang harus saya sediakan untuk si kecil.. Nah itu mesti coba coba. Setiap bayi kebutuhan ASInye berbeda beda. Jadi learning by doing. Gampangannnya

  • Sesuaikan jam kerja anda, dengan begitu anda kira kira tahu perlunya simpanan ASIP
  • Minimal frekuensi memerah ASI saat di kantor :┬áLama meninggalkan rumah : 3 =……kali memerah
  • Misalnya jam bekerja anda jam 08.00-17.00. Jadi Anda meninggalkan rumah 9 jam. Frekuensi minimal memerah ASI di kantor adalah 3 kali.
  • Jika sudah pulang dari kantor dan sudah menemui si kecil, SAY NO TO ASIP. Saatnya si Ibu menyusui bayi dari payudara langsung. Serentah capek capek di kantor, macet di jalan, dan panas teriknya matahari akan hilang… cesssss begitu melihat, memeluk dan merasa hisapan bibir mungilnya, tendangan tendangan kecil di pangkuan anda, rengekan manja saat kita baru membuka kancing baju, seperti si bayi ini amat sangat merindukan si Ibu dan lapeeerrr baget pengen nenen ­čÖé

Jadi bagaimanakah teknik penyimpanan ASIP yang baik?

Intinya first in, first out. Yang paling lama disimpan, harus digunakan lebih dulu. Prinsip-prinsipnya antara lain: menyimpan ASIP dalam suhu dingin dapat meningkatkan daya tahannya (semakin lama disimpan); perubahan suhu diusahakan tidak drastis; dan semakin sebentar waktu penyimpanan ASIP maka akan semakin baik kualitasnya.

tabel12 Manajemen Laktasi Ibu Bekerja

Manajemen Laktasi Ibu Bekerja

Untuk ibu ibu yang tidak melakukan dinas luar yang dalam waktu lama, sangat disarankan adalah memberikan ASI PERAH SEGAR. Maksudnya adalah ASIP yang disimpan di kulkas bawah, yang hanya tahan 48 jam. Karena dalam waktu tersebut sedikit sekali atau bahkan belum mengalami perubahan komposisi ASInya. Jadi hasil perahan sabtu siang untuk senin pagi, perahan hari senin untuk rabu, dst.

Hal hal tersebut di atas harus sudah dilakukan saat masa masa cuti. Bulan pertama masih nenen langsung dari payudara, tapi sembari latihan perah memerah bisa juga saat malam atau subuh, ketika si kecil tidur lelap, dan produksi ASI lagi meningkat. Sering seringlah mengosongkan payudara. Bulan kedua dan ketiga, selain memberikan ASI melalui payudara, cobalah latih si kecil minum dengan cara disendoki atau dengan gelas… Komunikasikan dan buat komitmen dengan si pengasuh. Jangan menyediakan botol dot di rumah. Hal ini memang harus ekstra kesabaran dan keteguhan hati. Karena seringkali si kecil tidak mau, menangis, ASIP banyak yang tumpah. Tetapi kembalikan ke niat awal. Berilah si kecil yang terbaik. Ingat si kecil adalah titipan Allah, niatkan semua karena Allah, dan berikan haknya untuk bisa hidup sehat, ceria dan penuh cinta di kemudian harinya.

Ketika tiba saatnya kembali bekerja, usahakan kembali bekerja hari KAMIS. Karena pasti meninggalkan si kecil di saat saat awal adalah sesuatu yang berat. kenapa di hari Kamis?, karena jika ada sesuatu yang dibenahi (persediaan ASIP, atau teknik pemberian ASIP oleh pengasuh, bayi rewel dll) dapat lebih cepat kita tangani saat Sabtu, minggu kita libur. Jika awal masuk kerja setelah cuti anda hari senin, maka masih lama kita bertemu hari sabtu-minggu untuk memperbaiki sesuatu nya.

Media penyimpanan ASI yang disarankan adalah :

  • Botol stainless steel (tahan karat)
  • Botol kaca dengan penutup rapat
  • Botol plastik BPA free
  • Botol susu yang belum BPA free, tapi lulus BP POM
  • Kantong ASI
  • Kantong plastik foodgrade untuk menyimpan makanan

Siapkah para ibu pekerja dengan ASIP? SEMANGAAAATTTT… Banyak sekali ibu ibu yang sukses memberikan ASI eksklusif disela sela kepadatan aktifitasnya….

Untuk teknik Pencairan dan Penghangatan ASI

Pencairan

ASIP beku sebaiknya dicairkan terlebih dahulu di dalam kulkas selama 12 jam, letakkan wadah di kulkas (chiller/refrigerator) pada malam sebelum ASIP dibutuhkan. Hindari membiarkan wadah pada suhu kamar untuk mencairkan ASIP. Jika diperlukan cara pencairan yang lebih cepat, ASIP dapat dicairkan dengan cara dialiri atau direndam dengan air. Pegang wadah ASIP di bawah aliran air dengan suhu ruang dan tingkatkan temperatur air secara bertahap hingga ASIP mencair. Atau letakkan wadah ASIP di dalam mangkuk berisi air pada suhu ruang lalu ganti air rendaman beberapa kali dengan air yang lebih hangat hingga ASIP mencair. Perubahan suhu yang bertahap berguna untuk menjaga kandungan ASIP. ASIP yang sudah dicairkan tidak dapat dibekukan kembali namun dapat disimpan di dalam kulkas selama 24 jam.

Penghangatan

Cara pencairan dan penghangatan yang lebih cepat dapat dilakukan dengan menggunakanbottle warmer. Jika menggunakan alat ini perhatikan cara kerjanya, pastikan perubahan suhu terjadi secara bertahap dan alat benar-benar telah diuji kepada ASIP. Setelah ASIP hangat, segera keluarkan dari warmer dan jangan dibiarkan untuk dihangatkan terus menerus.

ASI tidak boleh dipanaskan dengan microwave atau dipanaskan di atas kompor (direbus). Kedua cara pemanasan ini selain mengubah kandungan ASI juga dapat menimbulkan bintik panas di dalam ASI yang dapat menimbulkan luka bakar pada mulut dan kerongkongan bayi.

Tidak ada keharusan untuk menghangatkan ASIP, biasanya hal ini dipengaruhi oleh kebiasan dalam suatu keluarga. Bayi juga akan menunjukkan kesukaannya sendiri terhadap suhu ASI hangat atau dingin. Penelitian menunjukkan bahwa temperatur ASIP yang diberikan tidak mempengaruhi pengosongan lambung bayi. ASIP yang sudah dihangatkan tidak boleh dihangatkan kembali.

Utamakan keselamatan bayi dan anak, selalu lakukan pencairan dan penghangatan ASIP di bawah pengawasan orang dewasa dan jauh dari jangkauan anak-anak. (AIMI-asi)

oya… bagi ibu ibu pekerja, harus memiliki korporasi antara komitmen diri, tempat kerja dan sarana umum. Semoga tempat kerja para ibu adalah tempat kerja yang sayang ibu= tempat kerja yang memungkinkan karyawatinya berhasil memberikan ASI Eksklusif 6 bulan. Apa yang perlu dilakukan bagi pentholan di tempat kerja ?

  • dukungan dan kebijakan tertulis
  • waktu
  • ruangan

(buat para sejawat PPDS, sudah tersedia kah ketiganya…?FIGHTING)

Semua itu sudah diatur dalam PP tentang ASI pasa 30,33, 34, 35, 36 ┬ádan juga UU kesehatan pasal 128 lengkaaap hayuuk baca ­čÖé

Setiap orang yang dengan sengaja menghalangi program pemberian ASIX sebagaimana dimaksudkan dalam pasal 128 ayat 2, dipidanan penjara paling lama 1 tahun dan denda paling banyak serajut juta rupiah (UU Kesehatan no 36 th 2009 pasal 200)

Tak hanya itu,  selain denda dan pidana, KORPORASI dapat dijatuhi pidana tambahan berupa pancabutan izin usaha dan atau pencabutan status badan hukum.

MASIH ADA ALASAN UNTUK TIDAK ASI ?^______^

 

Insya Allah kita akan bertemu lagi di sesi berikutnya…. daaaaaaaaaaaa

eh iya, waktu di seminat ada satu pertanyaan yang masih menjadi tanda tanya besar baik para pemateri maupun peserta seminar. Pertanyaan ini juga yang saya ingin tahu jawabannya secara spesifik. Yaitu tentang tahnik, memberikan kunyahan kurma pada bayi baru lahir seperti yang dilakukan Rasulullah. Padahal secara teori┬áASI EKSklusif adalah┬ápemberian air susu ibu kepada bayi umur 0 ÔÇô 6 bulan tanpa diberikan makanan atau minuman tambahan selain obat untuk terapi. Nah lhoo!???

 

Saat itu jawaban pemateri adalah belum ditemukannya literatur yang membuktikan hal tersebut tidak berpangaruh buruk pada bayi dan yang kedua, sulit sekali menemukan kurma segar ala kurmanya jaman Rasul pada saat ini. Kurma yg di Indonesia sudah ditambahkan glukosa untuk pengawetan. Dan tentu kurma yg asli dan segar jd tidak bisa terjangkau oleh orang Indonesia. Memang benar, sebagai orang medis tidak bisa menyarankan sesuatu yang belum terbukti secara EBM, ilmiah. Tetapi tidak mungkin Rasulullah tanpa memiliki alasan kan? hayuuuk cari cari lagi ­čÖé

Ada pendapat yang menyatakan demikian :

Nabi SAW melakukan tahnik utk menstimulasi sistem pencernaan bayi agar aktif dan accelerated. Mengapa demikian?
Tahnik itu dilakukan dgn cara mengunyah kurma. Mengapa kurma, karena kurma ini kaya dgn monosakarida yg mudah diserap saluran pencernaan bayi dan menstimulasi sekresi enzim enzim pencernaan. Ketika dikunyah, maka kurma tsb akan bercampur dgn saliva yg mengandung enzim amilase. Amilase khan fungsinya utk mencerna sakarida (karbohidrat). Maka, ketika kurma dikunyah, amilase-saliva mencerna polysakarida yg ada pada buah kurma, lalu terjadi pencernaan enzimatis disitu, lalu ketika dioleskan pada dinding atas (langit2) rongga mulut, lidah bayi akan bereaksi dan mengecap2. Aktivitas ini menstimulasi sekresi saliva bayi. Pada saat itu, saliva bayi mulai diproduksi.

Mengapa hrs dikunyah orang dewasa dulu dan tdk bisa dgn cara lain, misalnya dgn di-blender? Karena kalau digiling, maka tidak ada enzim saliva yg membantu mencerna karbohidrat yg ada pada kurma. Ketika masuk ke mulut bayi, bayi tidak siap mencerna nutrien2 yg ada pada kurma. Jangan lupa, kurma itu kaya akan polysakarida. Apalagi, saluran pencernaan bayi juga belum pernah mengenal kurma. Dia tidak siap.

dari 2012 PSA Annual Conference di Univ. Georgia, Athens, Georgia, USA:┬á“The younger the animal, the less ability the animal has to digest complex carbohydrate”
Dari kalimat tsb bisa diderivasi pemahaman bahwa TAHNIK tujuannya memang untuk menstimulasi sistem pencernaan bayi. Ketika di kandungan, janin tdk mencerna makanan, namun langsung mendapatkan nutrisi dan oksigen dari ibunya melalui darah yg dialirkan lewat placenta. Maka, ketika dilahirkan, bayi harus mampu mencerna makanan sendiri. Nah, tahnik yg dilakukan dgn kurma yg dilembutkan (dgn dikunyah) dan dilumuri saliva itu akan menstimulasi sistem pencernaan bayi yg baru akan mulai berfungsi. Air ludah (saliva) kan mengandung amilase, enzym yg membantu mencerna karbohidrat (starch) yg ada pada kurma. Ada kemungkinan juga rasa manis kurma tsb juga menstimulasi produksi saliva sang new-born baby.

1. Tahnik
2. Kolostrum
3. ASI (ASIX)

(Tahnik dan kolostrum bisa dibalik urutanya, tapi JANGAN DIBERIKAN BERSAMAAN). -Nanung Danar Dono-)..

hmmmm┬áNoted : for now : tahnik to induce DIGESTIVE system…^____^

HAPPY BREASTFEEDING..yuhuuuuuu

Image
@MOG… jalan jalan, ASI dan kamera…syiipp dah ­čśŤ
Image
nenen=obat tidur…:)))
Advertisements

2 thoughts on “Menyusui Sambil Bekerja?yakin BISA (10-08-2012)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s