Stimulus si kecil yuuuuk ^^

Stimulasi pada anak usia dini, amat sangat diperlukan. Karena masa masa 0-6 tahun ini adalah masa masa Emas. Stimulasi melalui pancaindera akan membuat neuron neuron di otak menjadi aktif, menghantarkan sinyal sinyal listrik, sedangkan bila anak kurang distimulasi, maka sinaps akan mati/gundul karena kurang mendapat rangsangan. Jika dilakukan MRI otak pada anak yang distimulasi dan yang tidak, akan terdapat perbedaan yang mencolok, selebihnya baca disini.

Nah ini terjadi dengan anakku… Anakku memiliki kecerdasan yang lebih di musik (kecerdasan musikal).. Jadi saya selalu tertarik menstimulus dia dari kecerdasan yang menonjol, karena Subhanallah, anak usia dini itu, cepeet bgt nangkapnyaa… secepat kilat :P*lebay*. Tetapi kecerdasan yang lain tetap harus distimulus lhoo ya.. MUSIK, CERITA dan PERMAINAN adalah metode efektif untuk stimulus anak usia dini. Jadi yuuk rangsang kecerdasan putra putri anda dari  9 kecerdasan berikut, dan temukan mana yang menonjol :

1. Kecerdasan musikal

Kecerdasan ini ditunjukkan anak mudah sekali mengikuti dan mengingat lagu. Cara melatihnya adalah dengan mendengarkan musik dan bernyanyi. Mengajarkan anak menyanyikan lagu-lagu sederhana sesuai usia mereka. Melakukan pekerjaan dengan bernyanyi, misalnya saat mandi dan bangun pagi.

 2. Kecerdasan Intrapersonal

Berkaitan dengan kemampuan daya tahan, untuk tidak mudah down, gigih berusaha, tidak minder. misalnya ketika  mengikuti perlombaan, tampil depan umum. Cara melatihnya adalah mengajarkan anak untuk terbiasa berada dalam sebuah kelompok dan berinteraksi dengan teman – teman sebayanya.

3.Kecerdasan interpersonal (sosial)

Adalah kecerdasan yang berkaitan dengan kemampuan anak beradaptasi, bekerjasama, berelasi dengan lingkungan teman sebaya dan orang di sekitarnya. Cara melatihnya adalah dengan memberi kesempatan si kecil sering ditemani untuk bergaul bersama teman – teman sebaya, bermain dan berkomunikasi pada anak- anak seusianya.

4. Kecerdasan visual spasial

Adalah kecerdasan yang berkaitan dengan kemampuan memahami pandang ruang. Yakni anak mampu membedakan posisi dan letak serta membayangkan ruang, Di kanan, kiri, atas, bawah, depan, belakang dan samping.

Cara melatihnya adalah setiap melakukan kegiatan yang berhubungan dengan posisi atau ruang hendaknya orang tua selalu sambil menyebutkan, misal : Tolong dong, adik letakkan bukunya di atas meja, atau tolong kakak ambilkan buku yang jatuh di bawah meja. Sebutkan lokasi ruang, ajarkan si kecil melipat, menggunting, membalik dan menggambar.

 5. Kecerdasan natural (alam)

Anak diperkenalkan dengan lingkungan hidup selain manusia , yaitu binatang, tumbuhan dan beraneka suasana alam, misalnya sesekali ajak anak memberi makan pada ikan atau ke kebun binatang, mengunjungi taman flora dan bermain di alam terbuka.

6. Kecerdasan kinestetik tubuh

Anak memiliki kemampuan untuk melakukan kegiatan yang melibatkan tubuh misalkan gerakan tubuh saat berdoa,  menggambar, melompat, berlari dan olahraga yang menggerakkan tubuh, menari, senam dan sebagainya. Cara melatihnnya ajak anak untuk latihan mencoret dan menggambar garis, lingkaran, melakukan gerakan senam dan menari.

7. Kecerdasan moral

Yaitu kepekaan anak untuk meresap kepatuhan dalam berperilaku yang baik, misalnya tahu mengucapkan terimakasih, maaf, permisi dan membedakan perbuatan baik dan buruk, bisa menahan diri untuk tidak melakukan pelanggaran terhadap tata cara kesopanan.  Caranya adalah melatih dalam kelompok bermain dan melakukan peraturan peraturan dalam permainan, ajarkan anak patuh dan memahami aturan sederhana misalnya bermain petak umpet.

 8. Kecerdasan verbal linguistik

Anak dapat berbicara dan menceritakan suatu kejadian yang dilihatnya dengan mudah, terangkai dengan baik dan kronologis kejadian tidak melompat lompat. Cara melatihnya adalah sejak dalam kandungan dan setelah lahir anak sering diajak bercakap cakap, berbicara dengan orangtua, teman sepermainan, menceritakan dongeng dan menyanyikan lagu anak – anak.

9. Kecerdasan logika matematika

Kecerdasan ini berkaitan dengan kemampuan anak untuk memahami persoalan dan memecahkan teori sederhana yang berkaitan dengan angka. Cara melatihnya adalah mengajarkan anak mengelompokkan mainan yang dimiliki, menghitung buah buahan dan membagikan makanan kecil dan menyebutkan jumlah yang diberikan, mengelompokkan benda mainan seperti dadu berwarna, mainan berbentuk buah dan bunga.(sumber : kompas)

 

Nah sekarang kembali lagi ke topik… saat Farren belum genap usia 3 tahun, saya sudah rajin mengajak si kecil ke TPA dekat rumah. Tapi karena anaknya juga seperti setrikaan, kadang mau duduk ngaji, kadang ndak, dan lebih sering si ngusilin temen temennya.. Rasanya susaaah banget ngajarin satu huruf hijaiyah. Ternyata eh ternyata, menginjak usia 3 tahun di akhir Mei kemarin…wuzzzzz rasanya si neuron diotak itu lagi kenceng kencengnya menyampaikan sinyal sinyal listrik. Di ajarin apaaa, cepet banget nangkep… nah kesempatan, aku untuk stimulus otaknya dengan huruf huruf hijaiyah… Pada suatu waktu aku lihat CD seri Preschool, judulnya Mengaji Yuk! karena ga boleh dicoba, ya udah deh… Bismillah, ntar di rumah aja

Image

Mengaji Yuk-Timmy Pippo

Isinya lagu lagu tentang huruf hijaiyah dari A sampai Ya…. kemudian lagunya dikelompokkan, misal a, ba,ta, tsa; kemudian lagu kedua ja, ha, kho… Lagunya ngebeat, disertai huruf yang warna warni dan pemandangan alam kartun gitu… Hampir tiap hari diputer deh CD ini…. lagunya juga enak misal nih ya

A seperti galah, Ba titik di bawah…Ta dua titiknya… Tsa tiga titiknya dst

Titik diperut JA, titiknya hilang HA, Titik di atas KHO, kini kita tahu…:) dst

 

Sangat membantu sekali, tidak sampai 3 minggu si Farren sudah hapal huruf hijaiyah.. bukan hanya lagunya, saat mengaji pun (sehari satu halaman iqro’) beeuuhh lancaar jaaayaaa…. Bangga bisa menjadi guru ngaji pertama Farren.. Meski ngaji di TPA dekat rumah, dia sebelum berangkat belajar di rumah dulu dengan Bunda dengan cara yang asyiikk… Yaeyalaahh, bunda yang udah hapal lagu di CD itu :D… kalo lupa lupa sedikit, tinggal nyanyi….^____^

Image

buku mengajinya farren (iqro’)

Sekarang Farren sudah mau EBTA iqro’ 1…Alhamdulillah, ga sampai 3 minggu padahal belajar mulai awal :). dan tidak hanya itu, di sela sela bermain, kalo dia lihat buku ngajinya, selalu minta..”Bunda, ngaji yukk!”. Wihiiiiyyy, bisa baca berhalaman halaman dengan lancar. Jadi yuuk terapkan belajar dengan bermain sesuai kesukaan si kecil. Kalo suka seru seru, bisa kok bikin huruf hijaiyah dengan sistem card, terus maen maen di lantai… hayuuuukkk cariin bunda huruf sperti ini (A misal)…suka suka bunda^^

Semoga putra putri kita jadi anak shaleh dan shalehah dan kita menjadi bunda yang bisa jadi guru terbaik buat si kecil….:)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s