Ketika doa lebih membahana

img_20161121_095535Usaha dan doa adalah dua aktivitas yang saling berkaitan…

Jika keduanya sama sama optimal, pasti akan menghasilkan sesuatu yang diinginkan juga.

Tapi ada kalanya, usaha biasa biasa aja, tapi berbuah hasil baik (meski belum pengen pengen banget) ?! mungkin doa orang orang sekitar atau teman teman di medsos lebih membahana…

Matur nuwun Ya Allah.. atas titipannya.. semoga lancar, sehat selalu…

Malang, 21 Nopember 2016

Dengan perasaan datar dan mabok

Salam… Siswidiyati

 

Advertisements

Ciyee… Pacaran

Sebagai pelaku LDM kronis, waktu untuk ketemuan-yang selama ini masih sebulan sekali-, sangatlah di nanti. Ndak hanya si bunda, tapi duo krucil cowok2 juga mengharapkan banget kehadiran si ayah.

Waktu berkualitas bersama keluarga, pasti direncanakan.. entah pergi bareng, makan bareng, ke tempat rekreasi bareng.. lhaaa dengan waktu cuma 2 hari ketemu, kualitas suami istri kadang dinomor sekiankan. kalo ayah bunda deketan dikit aja, krucil2 ikut menyerbu, mata membelalak penuh curiga…

Jadi momen saat perjalanan di mobil adalah waktu yang berharga, entah buat gandengan tangan sepanjang perjalanan, cium tangan saat lampu merah.. yaaa jelas dengan bekgron nak kanak di seat belakang, yang kadang “ciyeeeeee, pacaran” 😒😒😒

pixlr_20170319193107576

Selalu ada corpal di antara kita, Kasiiih…

Hihihi… Lovely family

Keluarga triantoro..

Maret 2017

Yang ketiga…

Hai.. assalamualaikum.. Berbicara yang ketiga, hal ini tak jauh jauh tentang krucil.. yup, sekarang diriku sedang menjalani kehamilan ketiga.. kata orang orang, kehamilan ini sesuai profesi/gelar yang disandang

  • Anak pertama FARRENDI ATHILANDRA (hamil saat tahun pertama dokter umum)
  • Anak kedua KIENANDRA ATHARAMADAN (hamil saat tahun pertama sekolah ppds (pendidikan dokter spesialis)
  • Anak ketiga (hamil saat tahun pertama lulus dokter spesialis radiologi)

Alhamdulillah ketiganya diperoleh dengan usaha yang tidak sulit bahkan tidak terencana dengan matang…

Waktu bukti bukti penunjang diagnosis mendukung, yaa cuma anyep.. yoalah.. Alhamdulillah… 😀. Tapi dijalani insyaAllah dengan suka cita dan bergaya hidup sehat 😊 Karena anak pertama dan kedua sudah berjenis kelamin cowok, beuuh anak ketiga ini dipantengin terutama trimester 2, selain parameter2 pertumbuhan janin, so pasti daerah pelvis kebawah.

IMG_20170210_084406

atau self assesment, krna juga penasaram

IMG_20170110_130846

dibuat bancaan ppds, karena ikut penasaran

Tidak hanya penunjang ilmiah, kuis kuis yang beredar di sosmed, juga diam diam diikuti😅😅 Karena di lingkungan alumni temen sekolah or kuliah banyak juga yang memiliki anak 2 jagoan, jadi kehamilan ke 3ku ini cukup dinanti launching jenis kelaminnya. Kalo cewek, ada yang pengen ikutan hamil lagi.. kalo cowok, ga mau hamil lagi.. hahaha #ngaruhkah

Kehamilan kali ini juga tak ada jerawat, banyak yang bilang makin cantik… Ihiiirr… Tapi muales kena air, males mandi dan masak.. Hmmm masih belum bisa nyimpulin dari mitos mitos tsb..😁

FB_IMG_1489039211809

Mitos selanjutnya adalah mengenai binggetan (lipatan) paha anak terakhir (paha kienan). kalo satu lipatan, nanti adeknya cowok -ibu ibu lansia rw7-

Sampai di minggu ke 20 kehamilan, gelombang ultrasound semakin sering ditransmisikan ke abdomenku.. ya tentu saja olehku sndiri yang memang penasaran..

Yuhuuuuu turunkan ego, hapuskan denial, syukur yang terdalam terhadap Allah SWT. Eng ing eng…

IMG_20170308_142633

Enter a caption

IMG_20170308_142820_1489015559551

IMG_20170306_135839

Lha klo keliatan tonjolan diantara tulang paha gini, menurut anda?!…..

Apapun jenis kelaminnya, semoga sehat selalu ya Nak… 💏💗💖💕 Maret 2017, Bunda

Nawawi’s family

 

dscn0069

Karena puluhan purnama, mungkin sulit untuk mengumpulkan kami bersama dalam formasi lengkap….. bahkan Ramadan atau Syawal akan datang….
 
Dan seragam sarimbit, foto studio atau make up artist hanya usapan jempol belaka. Yang ada jilbab bergo blusukan, waktu mepet2 karena sudah ada yang cabut ke bandara plus krucil ada yang ngambek… hihihihi….
Di foto itu  ada Mama, dengan 3 putranya :
1. Siswa Suyekti + Nofita Lestari
2. Siswinarti + Rachmad Perdiono
3. Siswidiyati + Hendra Triantoro
5 cucu : Afif, Hisyam, Afifah, Farren, Kienan dan 2 calon cucu yang masih ada di perut 🙂
Semoga sehat, bahagia, langgeng semua ya, meski antar pulau memsihakan 🙂
Februari 2017-Batam

Dokter VS Pegawai Pajak tahap sekian

Yaa… menurut saya pribadi, 2 profesi ini adalah profesi yang paling seneng dibuat HEADLINE NEWS… entah salah dikit-langsung heboh, entah beritanya sering ga bener, entah karena gosip penghasilannya yang waow…. De el el

Ini nih berita yang bikin heboh akhir akhir ini

tax-amnesty

Dan ini komen/nyinyiran tersering antara dokter VS Pegawai Pajak :

  1. dokter lagi diobrak abrik pajak
  2. semua semua dipajakin
  3. gaji kita kena pajak, hasil gajinya beli kendaraan kena pajak, tiap tahunnya kena pajak, sekarang alkes saat pembelian kena pajak, alkesnya dipake kena pajak
  4. Ribet lapornya, mesti datang langsung, kan lagi praktek disini, disono dsb dsb, ya iyes ribet, lha wong dokter pemberi gajinya > 1 kok. Mau disamain sama buruh yang penghasilannya dari 1 sumber?!

Intinya semua orang dimanapun tidak hanya dokter, tidak hanya di Indonesia, di luar negeri pun males kalo udah ada kata PAJAK. Semua PAJAK disamaratakan pokoknya orang pajak yang salah 😀 .

Nah tapi apa “sense of belonging”mu untuk negara ini –> salah satunya yang dengan membayar pajak *gayabijak*

Sesuai UU KUP ketentuan umum dan tata cara perpajakan –> setiap wajib pajak, tanpa kecuali, diwajibkan untuk MELAPORKAN penghasilan, pajak, terutang, harta, dan kewajiban dengan benar, lengkap dan jelas, melalui SPT secara SELF ASSESSMENT.

Fokus mengenai tax amnesty untuk alat kesehatan.. ada pertanyaan yang mungkin ada di benak TS sekalian

  1. Saat dulu beli alkes kan pasti sudah kena pajak, kenapa disuruh lapor lagi supaya dapat amnesti ?

Jawab : Ada dua aspek perpajakan yang perlu dipahami disini, yaitu PPh dan PPN

PPh yang dikenakan atas penghasilan yang diperoleh, sedangkan PPN yang dikenakan atas transaksi jual beli barang/jasa kena pajak. Secara sederhana, jika seseorang dapet gaji, tunjangan, honor atau apapun bentuk penghasilannya, maka diminta berkontribusi kepada negara melalui PPh. Sedangkan PPN dikenakan atas adanya kegiatan konsumsi dalam jual beli barang/jasa tertentu.

Nah alat kesehatan yang telah dibeli, baik secara tunai maupun kredit, harusnya juga dilaporkan sebagai harta dalam SPT. Sudahkah alkes nya dilaporkan dalam SPT ?! kalo sudah… wolesss, ga usah ikut Tax amnesty.

Tax amnesty merupakan pengHAPUSan pajak yang seharusnya terutang, tidak dikenai sanksi administrasi perpajakan dan sanksi pidana di bidang perpajakan dengan cara mengUNGKAP harta dan memBAYAR uang TEBUSan.

Seandainya belum dilaporkan pada SPT, maka harus segera dilaporkan. Apabila diyakini bahwa dalam pembelian alat tsb telah menggunakan kumpulan atau gabungan penghasilan yang telah dikenakan PPh, makan hanya perlu melakukan PEMBETULAN SPT pada periode berikutnya. Tentunya dengan bukti bukti yang memadai. Apabila dalam analisis petugas pajak timbul adanya pajak yang kurang bayar, maka wajib pajak diharuskan membayarkan pajak tsb.

  1. Apakah barang yang sudah dibayar pajaknya saat dibeli masih harus dikenakan pajak saat dimiliki sebagai alat untuk menunjang pekerjaan, dimana hasil kerja yang berupa gaji/pendapatan juga sudah dipajaki ?

NAAAHH kembali lagi… jangan men-generalisir PAJAK…  jadi jangan sampai seorang dokter nyeletuk “kena pajak berganda, berlapis lapis”.

Ini fokus pajak pusat loh yaaa… ntar ada pajak daerah (pemda) dicampur adukkan lagi sama pajak pusat, pegawai pajak lagi yang salah.. hihihihi

Sifat pajak itu ada pajak subyektif ada yang obyektif. Kembali lagi, pajak yang dikenakan saat pembelian alat –> PPN. Alat itu akan berguna untuk menunjang keahlian kita (jasa kesehatan), dimana nanti penghasilan kita kena pajak –> ini namanya PPh

Tax amnesty merupakan HAK (BUKAN KEWAJIBAN). TS semua yang wajib pajak dapat melaporkan harta yang dimilikinya, yang belum pernah dilaporkan sebelumnya pada SPT, dengan mendapat fasilitas pengampunan atas PAJAK YANG TERUTANG, penghapusan sanksi administrasi dan jaminan tidak dilakukan pemeriksaan pajak terhadapnya. Tentunya ada “harga” yang harus dibayar atas penggunaan opsi tsb, yaitu TS diwajibkan membayar uang tebusan yang relatif ringan

Wajib pajak yang tidak berpenghasilan atau berpenghasilan dibawah PTKP dibolehkan tidak mengikuti TAX amnesty, meskipun wajib pajak tsb memiliki harta yang belum dilaporkan dalam SPTnya.

Jadi dokter dan pegawai pajak, ada yang masih galau ?? biasanya yang galau si yang belum bener lapor SPT nya, ato yang suibuk, ga sempet baca, trus comot comot berita yang di tv, medsos.. yang sudah pernah lapor sendiri, ngisi SPT ato bahkan ikut tax amnesty mah woless aja ^___^

Peduli Kesehatan, Peduli Pajak… Cintai Indonesia. Semoga kedepan lebih baik

Salam

Senin Subuh

Senin pagi ini kau bangun lebih awal saat bunda bersiap siap.. ya seperti biasa kegiatan setiap senin, menyusuri dinginnya jalan menuju stasiun untuk kembali “sekolah”.

Matamu terus mengikuti arah bunda, pakai jilbab, siapkan jas dokter, pastikan laptop dan segala charger, tiket kereta.

“Farren.. bobo Nak, nanti ngantuk di sekolah”. Tapi kalimat itu dihiraukannya. Entah apa yang ada dipikirannya.

Setiap minggu malam sebelum bobo slalu bertanya, “bunda nanti balik surabaya? Bobo malam masih sama aku kan?” Berangkatnya malam malam waktu masih gelap?Aku ikuuut ke surabaya”.. kalimat itu sudah menjadi template bagiku.. “iyaa, nanti kan jumat balik lagi Nak, kita sama sama sekolah biar pinter”. Kucoba menjawab seringan mungkin sambil lalu, agar hati tak terlalu dominan menanggapi, meski kadang mata sudah mulai burem menahan air yang akan jatuh.

Aku slalu bertanya, “klo bunda berangkat, dipamiti ndak?”. “Iyalah bun..”
Tapi beberapakali aku pamit dan menciumnya, dia bangun, menangis seakan tidak rela aku berangkat. Jadi daripada tangisan dan wajah sedihnya terus berada dibenakku, mengendap endaplah pilihanku..

Beda dengan senin pagi kali ini. Tanpa kata-tanpa tanya, matanya terus terbuka menyusuri arahku melangkah, meski mulutnya tak berhenti menguap.

“Bunda berangkat yaa Nak, insya Allah minggu terakhir bunda sekolah di surabaya” sambil kucium keningnya..

Segera kubalikkan badan, tak kuasa kumelihat apa ekspresi wajah yang dibentuk mas Farren..

Kukejar kereta.. kereta tumapel di kala senin subuh.. dan mendinginkan hatiku dengan mendengar lantunan Al Matsurat, #senin subuh di akhir januari, gerbong 4/9A#